Peduli pada Lingkungan

Bertanggung Jawab dan Berkelanjutan

Petani Apel Washington berkomitmen untuk mempertahankan praktik pertanian yang bertanggung jawab yang meminimalkan dampak lingkungan dan memastikan keberlanjutan perkebunan untuk generasi mendatang.

Para petani apel di Negara Bagian Washington bekerja sama secara terus menerus dengan, alih-alih melawan, alam. Petani mengandalkan musuh hama alami, varietas tahan hama, pemantauan hama, praktik budi daya, dan metode lain untuk meminimalkan kebutuhan akan bahan agrokimia. Teknik-teknik manajemen hama yang mutakhir sekarang ini menawarkan alternatif lain untuk pestisida, karena para petani semakin menyadari isu-isu lingkungan dan keselamatan.

Manajemen hama terpadu (integrated pest management, IPM) merupakan filosofi pengendalian hama yang didasarkan pada prinsip-prinsip ekologi. IPM dapat dipandang sebagai sebuah struktur yang fondasinya dibangun atas dasar pengetahuan yang lengkap mengenai biologi dan ekologi hama dan musuh alami. Berdasarkan pada pengetahuan ini, maka pemantauan, model prediktif, dan ambang pengolahan digunakan untuk menentukan penggunaan secara tepat taktik kontrol yang berbeda. Beberapa taktik kontrol (biologi, kimia, perilaku, budaya, dan genetik) digunakan untuk menghindari kerugian panen, menghasilkan buah berkualitas, dan meminimalkan efek-efek yang merugikan terhadap lingkungan. Sebuah definisi IPM yang digunakan oleh petani buah Washington menyatakan: “Manajemen hama terpadu merupakan sebuah proses pembuatan keputusan khusus lokasi, berdasarkan informasi, multi-taktik untuk manajemen hama yang menguntungkan petani dan mempromosikan kualitas kesehatan dan lingkungan.”

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang IPM di industri buah pohon Washington, kunjungi halaman web Pusat Penelitian dan Pengembangan Buah Pohon Universitas Negara Bagian Washington di http://entomology.tfrec.wsu.edu/.